
Lord Jack adalah dewa yang paling kuat yang pernah ada di Soul Land. Nama-namanya terukir dalam legenda dengan darah dan kehancuran. Kekuatan yang dimilikinya melampaui batas-batas yang dapat dipahami oleh pikiran manusia atau dewa sekalipun. Di setiap langkah yang ia ambil, dunia bergetar, dan langit seolah menangis, merasakan beratnya energi destruktif yang terkandung dalam setiap gerakan tubuhnya. Tidak ada yang berani menantangnya, karena satu tatapan dari matanya sudah cukup untuk membuat bahkan dewa sekalipun menggigil ketakutan.
Namun, yang benar-benar membuatnya menjadi makhluk yang tak terhentikan, tak tergoyahkan, adalah Tongkat Kegelapan Abadi—sebuah senjata yang lebih dari sekadar alat penghancur. Tongkat ini bukanlah benda duniawi biasa; ia terbuat dari inti kegelapan yang terjalin dengan energi purba, dipahat dengan kekuatan alam semesta itu sendiri. Ketika Lord Jack memegang tongkat ini, seluruh dimensi seolah tunduk di bawah kekuasaannya.
Di dalam legendaris pertempuran yang masih diingat hingga kini, ketika langit dan bumi terbelah, Lord Jack mengayunkan tongkatnya dengan penuh kemarahan. Sekali pukul, samudra pun terbelah, gunung-gunung pun hancur menjadi debu. Aura gelap yang dipancarkan oleh tongkat itu menghisap cahaya, merenggut setiap harapan yang ada di dunia. Setiap kali ia melancarkan serangan, kegelapan melanda seolah seluruh alam semesta berhenti bernafas, dan zaman baru pun dimulai, penuh dengan kehancuran yang tak terhindarkan.
Tidak ada yang dapat bertahan hidup setelah terhantam oleh energi tongkat itu. Bahkan kekuatan para dewa yang sudah abadi pun hancur seperti debu ketika berhadapan dengan kemarahan Lord Jack dan senjata jahat yang ada di tangannya. Ada yang mengatakan bahwa tongkat itu memiliki kesadaran sendiri, bahwa ia adalah perwujudan dari kehancuran itu sendiri, dan bahwa setiap ayunan Lord Jack adalah penanda dari kehancuran total bagi siapa saja yang berani menentangnya.
Lord Jack dan tongkatnya, dalam keabadiannya, menjadi legenda yang mengerikan. Kisahnya terus dikenang oleh semua yang masih hidup sebagai peringatan bahwa tidak ada yang lebih kuat dari kekuatan yang datang dari kegelapan yang abadi.